Sekjen Kemenhub Mangkir dari Panggilan KPK, Ini Alasannya

Heri Purnomo
Sekjen Kemenhub, Novie Riyanto. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Novie Riyanto, mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan kasus suap di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian.

Terkait hal tersebut, Juru Bicara Menteri Perhubungan (Menhub), Adita Irawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapat informasi mengenai panggilan kepada Sekretaris Jendral Kemenhub (Sesjen) untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam dugaan kasus suap di Direktorat Jendral Perkeretaapian.

Adita menjelaskan bahwa Sekjen Novie telah mengirimkan surat permohonan penjadwalan ulang untuk permintaan keterangan. "Pada tanggal 19 Juli 2023 Sekjen telah mengirimkan surat permohonan penjadwalan ulang untuk permintaan keterangan, dikarenakan adanya tugas yang tidak dapat diwakilkan," kata Adita, dalam keterangan resmi, Sabtu (22/7/2023). 

Menurut Adita, Kemenhub sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan aparat penegak hukum termasuk KPK.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 14 Juli 2023 lalu terkait dengan dugaan kasus suap di Direktorat Jendral Perkeretaapian.

Akan tetapi Menhub juga tidak hadir dalam pemanggilan lanra lantaran Menhub sedang mendapatkan tugas untuk melakukan peninjauan proyek transportasi di luar kota. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
6 jam lalu

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

7 jam lalu

Respons Menhut usai Laporan Gratifikasi soal Amplop Bupati Kuansing Ditolak KPK

8 jam lalu

Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kembali Terjaring OTT, Ingatkan soal Integritas

9 jam lalu

Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026, Paginya Kena OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal