Sekjen PBB Minta Perusahaan Migas Dikenai Pajak Tambahan, Ini Alasannya

Mochamad Rizky Fauzan
Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak pemerintah negara-negara di dunia memungut pajak tambahan kepada perusahaan migas. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak pemerintah negara-negara di dunia memungut pajak tambahan kepada perusahaan minyak dan gas (migas). Hal tersebut disampaikan lantaran besarnya keuntungan yang didapat perusahaan migas di tengah krisis energi dan ekonomi yang membebani masyarakat miskin.

"Tidak bermoral bagi perusahaan minyak dan gas untuk membuat rekor keuntungan dari krisis energi saat ini ketika di belakangnya masih ada masyarakat miskin, ditambah biaya besar bagi iklim," ujar Guterres dikutip dari US News, Kamis (4/8/2022). 

"Saya mendesak semua pemerintah untuk mengenakan pajak atas keuntungan yang berlebihan ini, dan menggunakan dana tersebut untuk mendukung orang-orang yang paling rentan melalui masa-masa sulit ini," sambungnya.

Selain itu, Guterres juga mendesak masyarakat mengirim pesan kepada industri migas dan pemodal akan kerugian yang disebabkan oleh keserakahan mereka terhadap masyarakat miskin dan rentan, serta menimbulkan risiko bagi iklim bumi.

"Keserakahan yang mengerikan ini berdampak pada orang-orang yang paling miskin dan paling rentan, sambil menghancurkan satu-satunya rumah kita bersama," ucap Guterres.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo Diapresiasi Sekjen PBB, Ternyata Ini Alasan Antonio Guterres Berkunjung ke RI

5 hari lalu

Prabowo Jamu Sekjen PBB Guterres di Hambalang, Ini yang Dibahas

6 hari lalu

Sekjen PBB Antonio Guterres Tiba di Indonesia, Bakal Bertemu Prabowo

7 hari lalu

Catat! Berikut Jalan di Jakarta-Bogor yang Ditutup Sementara saat Kunjungan Sekjen PBB 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal