Sekjen PBB Minta Perusahaan Migas Dikenai Pajak Tambahan, Ini Alasannya

Mochamad Rizky Fauzan
Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak pemerintah negara-negara di dunia memungut pajak tambahan kepada perusahaan migas. (Foto: Reuters)

Guterres mencatat, di kuartal II 2022, dua perusahaan minyak terbesar Amerika Serikat (AS) yakni Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp yang berbasis di Inggris serta perusahaan TotalEnergies Prancis berhasil meraup keuntungan senilai 51 miliar dolar AS.

Kritik pun berdatangan dari sejumlah politisi dan pendukung konsumen terhadap perusahaan migas karena memanfaatkan kekurangan pasokan global untuk melipatgandakan keuntungan dan menipu konsumen.

Semua negara, dan terutama negara maju, harus mengelola permintaan energi. Menghemat energi, mempromosikan transportasi umum dan solusi berbasis alam adalah komponen penting.

"Ada juga kebutuhan untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan, yang dalam banyak kasus lebih murah daripada bahan bakar fosil," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Prabowo Diapresiasi Sekjen PBB, Ternyata Ini Alasan Antonio Guterres Berkunjung ke RI

5 hari lalu

Prabowo Jamu Sekjen PBB Guterres di Hambalang, Ini yang Dibahas

6 hari lalu

Sekjen PBB Antonio Guterres Tiba di Indonesia, Bakal Bertemu Prabowo

7 hari lalu

Catat! Berikut Jalan di Jakarta-Bogor yang Ditutup Sementara saat Kunjungan Sekjen PBB 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal