Selama PSBB Transisi, Jumlah Pengunjung Mal Belum Pernah Sampai 50 Persen

Fadel Prayoga
Mal-mal di Jakarta sudah dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tak mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan atau mal. Selama pandemi, kapasitas maksimal 50 persen belum pernah tercapai.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengakui jumlah pengunjung mal meningkat selama PSBB transisi.

"Telah terjadi peningkatan tingkat kunjungan secara bertahap dan cenderung lambat," kata Alphonz kepada Okezone, Senin (9/11/2020).

Dia menyebut setelah PSBB transisi di wilayah Ibu Kota berjalan belum pernah kapasitas pengunjung mal mencapai batas maksimal, yakni 50 persen. "Hal ini terbukti dengan belum pernah tercapainya rata-rata kapasitas maksimal 50 persen" ujarnya.

Menurut Alphonz, sebagian besar masyarakat masih enggan belanja ke mal, terutama karena daya beli masyarakat belum pulih. "Selain itu, faktor kehatian-hatian masyarakat terhadap Covid- 19," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
15 hari lalu

Hippindo Tegaskan Pemasangan Pagar Tinggi di Mal-Mal Besar Bukan karena Masalah Keamanan

15 hari lalu

Hippindo soal Pemasangan Pagar Tinggi di Mal-Mal Besar: Cuma untuk Atur Traffic

17 hari lalu

Pramono soal isu Demo Agustus: Saya Yakin Jakarta Bulan Ini Aman dan Nyaman

17 hari lalu

Heboh Pemasangan Pagar Tinggi di Mal, Sahroni: Jangan Menakutkan Masyarakat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal