Siapa yang Seharusnya Menanggung Utang Kereta Cepat? Ini Jawabannya

Zulhilmi Yahya
Siapa yang seharusnya menanggung utang kereta cepat menjadi pembahasan menarik beberapa waktu belakangan. (Foto: Dok. KCIC)

"Kalau di bawah Danantara, kan mereka sudah punya manajemen sendiri, udah punya dividen sendiri, yang rata-rata setahun bisa dapat Rp80 triliun atau lebih," kata Purbaya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suminto menyebut bahwa utang proyek Kereta Cepat Whoosh menggunakan skema business to business (B2B), sehingga utang tersebut tidak ada kaitannya dengan pemerintah.

"Tidak ada utang pemerintah, karena dilakukan oleh badan usaha, konsorsium badan usaha Indonesia dan China. Konsorsiumnya dipimpin oleh PT KAI," kata Suminto.

Demikian ulasan siapa yang seharusnya menanggung utang kereta cepat. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Shorts
4 bulan lalu

Istana Minta Menkeu Purbaya Carikan Solusi Bayar Utang Kereta Cepat Usai Tolak Pakai APBN

Nasional
4 bulan lalu

Rapat Prabowo dan Menteri di Kertanegara Bahas Utang Kereta Cepat? Ini Kata Istana

Nasional
7 jam lalu

BEI Bertemu MSCI Sore Ini, Danantara Ikut Hadir

Nasional
9 jam lalu

BEI Pastikan Belum Ada Penunjukan Dirut Sementara, Operasional Berjalan Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal