Sindiran Menkeu soal Kecilnya Nilai Ekspor BUMN Farmasi

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, potensi pasar farmasi di tingkat global sangat besar. Pasalnya, dunia saat ini banyak memerangi berbagai penyakit.

"Harusnya bisa sangat besar, kenapa saya meyakinkan seperti itu? Karena saya tahu betul bahwa dunia sebetulnya belum lama ini mendeklarasikan bisa bersama-sama memerangi kemiskinan," ucapnya.

Ia melanjutkan, penduduk dunia yang berada di negara dengan tingkat penghasilan rendah kini perlahan mulai merangkak naik ke level selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian dunia sedang menuju titik kemajuan.

"Maka lifestyle dan kebutuhan mereka akan menjadi meningkat. Artinya demand atau permintaan barang jasa termasuk yang utama kesehatan itu menjadi sangat tinggi," kata dia.

Menkeu menyarankan untuk fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu cara untuk mendongkrak ekspor. Menurut dia, karakter industri ini membutuhkan SDM berkualitas tinggi sehingga bisa membuat produk yang berdaya saing tinggi dan masuk dalam rantai pasok global.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Nasional
30 hari lalu

RI Siap Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji

Nasional
2 bulan lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
2 bulan lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal