Sri Mulyani Beberkan Inflasi dan Pelemahan Ekonomi Jadi Fokus Dunia Hingga 2023

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: dok iNews)

"Jadi dalam konteks ini, kita akan lihat dampaknya. Kalau seandainya pengetatannya cepat dan tinggi, maka dampak terhadap perlemahan ekonomi global akan terlihat spillovernya ke seluruh dunia, dan kedua, asumsi terhadap inflasi dan nilai tukar akan menghadapi kemungkinan terjadinya hal tersebut," kata Sri Mulyani.

Menurut dia, dalam pembahasan secara teknis mengenai masalah growth dan tantangan global ini, semuanya sepakat bahwa persoalan inflasi di dunia saat ini kontribusi dari sisi produksi atau supply lebih dominan dibandingkan kontribusi dari sisi permintaan. 

Implikasi kebijakannya adalah jika kebijakan makro yaitu fiskal dan moneter terlalu cepat atau ketat, yang tujuannya akan lebih cepat mempengaruhi sisi demand, sebenarnya tidak menyelesaikan masalah dari sisi supply.

"Ini karena masalah awalnya terletak di sisi supplynya, yang pasokannya terkena disrupsi karena perang maupun karena pandemi, Ini akan menjadi tema terus menerus dari sekarang hingga tahun 2023 karena dinamika demand dan supply serta instrumen mana yang dianggap paling pas untuk bisa menyelesaikan potensi terjadinya stagflasi tanpa menimbulkan risiko ekonomi yang sangat besar. Ini yang akan menjadi tema di dalam kebijakan makro dan mikro, bahkan ke sektoral," tutur Sri Mulyani. 
 
Meski demikian, Menkeu tetap optimis bahwa di tahun 2023 momentum pemulihan ekonomi tetap berjalan di tengah-tengah berbagai risiko dan tantangan ekonomi global. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
4 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Nasional
14 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
22 hari lalu

Disentil Trenggono di Medsos, Purbaya: Nanti Saya Ngomong Sama Pak Menteri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal