Sri Mulyani Sebut Kebutuhan Pangan Meningkat 2 Kali Lipat di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Michelle Natalia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, kebutuhan pangan mencapai dua kali lipat di tengah ancaman krisis pangan 2023. (Foto: tangkapan layar)

Menurutnya, yang jadi persoalan saat ini adalah disrupsi distribusi pangan di sejumlah wilayah yang menyebabkan melonjaknya permintaan pangan. 

"Tapi bantuan kemanusiaan itu memegang peran penting demi menjaga keberlangsungan hidup mereka yang tergolong kelompok rentan. Kita akan menghadapi tahun 2023 yang jauh lebih berisiko dalam hal pangan," tuturnya.

Untuk mencari solusi terkait permasalahan ini, dia menyebut perlunya inisiatif dan kolaborasi dari banyak negara. 

"Maka dari itu, penting bagi kita G20 untuk merumuskan kebijakan yang tepat di tengah ancaman krisis seperti ini. Setelah mengidentifikasi dan menguji solusinya bersama, maka nantinya bisa dilihat isu apa yang membutuhkan penanganan segera," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Salurkan Bantuan Gempa di NTT, BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan

2 bulan lalu

Prabowo Singgung Posisi Indonesia di G20: Tidak Pantas, Masih Ada Rakyat yang Lapar

2 bulan lalu

Kekeringan Berkepanjangan di Papua Tengah, Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan

5 bulan lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Airlangga: Tertinggi di antara Negara G20!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal