IDAI Ungkap Bahaya Screen Time Berlebihan, Perkembangan Bahasa Anak Bisa Terganggu
JAKARTA, iNews.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua terhadap bahaya screen time atau penggunaan gawai secara berlebihan pada anak usia dini. Durasi menatap layar yang tidak terkontrol dapat mengurangi waktu anak berinteraksi langsung dengan keluarga dan lingkungan, sehingga berisiko mengganggu perkembangan bahasa.
Dokter Anak sekaligus Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), mengatakan anak usia dini seharusnya menggunakan waktunya untuk belajar berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
Namun, jika sebagian besar waktu anak justru dihabiskan untuk menatap layar, kesempatan untuk mendapatkan stimulasi secara langsung menjadi berkurang. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kemampuan bahasa dan perkembangan sosial-emosional anak.
"Yang kedua, perkembangan. Andaikata kita berikan pada usia dini, di mana seharusnya dia belajar tentang keluarganya, belajar bagaimana dia berbicara, itu habis waktunya pada screen time yang hanya satu arah," katanya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dikutip Kamis (8/10/2026).
Menurut Bernie, penggunaan screen time yang terlalu banyak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bahasa. Perkembangan sosial dan emosional anak juga dapat ikut terdampak karena mereka kehilangan kesempatan untuk melakukan interaksi dua arah secara langsung.