Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental
Advertisement . Scroll to see content

IDAI Ungkap Bahaya Screen Time Berlebihan, Perkembangan Bahasa Anak Bisa Terganggu

Kamis, 08 Oktober 2026 - 23:45:00 WIB
IDAI Ungkap Bahaya Screen Time Berlebihan, Perkembangan Bahasa Anak Bisa Terganggu
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua terhadap bahaya screen time atau penggunaan gawai secara berlebihan pada anak usia dini.  (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua terhadap bahaya screen time atau penggunaan gawai secara berlebihan pada anak usia dini. Durasi menatap layar yang tidak terkontrol dapat mengurangi waktu anak berinteraksi langsung dengan keluarga dan lingkungan, sehingga berisiko mengganggu perkembangan bahasa.

Dokter Anak sekaligus Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), mengatakan anak usia dini seharusnya menggunakan waktunya untuk belajar berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.

Namun, jika sebagian besar waktu anak justru dihabiskan untuk menatap layar, kesempatan untuk mendapatkan stimulasi secara langsung menjadi berkurang. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kemampuan bahasa dan perkembangan sosial-emosional anak.

"Yang kedua, perkembangan. Andaikata kita berikan pada usia dini, di mana seharusnya dia belajar tentang keluarganya, belajar bagaimana dia berbicara, itu habis waktunya pada screen time yang hanya satu arah," katanya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dikutip Kamis (8/10/2026).

Menurut Bernie, penggunaan screen time yang terlalu banyak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bahasa. Perkembangan sosial dan emosional anak juga dapat ikut terdampak karena mereka kehilangan kesempatan untuk melakukan interaksi dua arah secara langsung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut