Standard Chartered Bank Umumkan PHK 100 Karyawan di 3 Negara, Apa Saja?

Dovana Hasiana
Gedung Standard Chartered Bank Hong Kong. (Foto: istimewa)

Sebelumnya, Standard Chartered menargetkan penghematan 1,3 miliar dolar AS dari 2022 hingga 2024. Langkah ini dilakukan karena unit pasar keuangan Standard Chartered membukukan penurunan 9 persen pada kuartal pertama, dengan pendapatan dari komoditas turun dari rekor tahun lalu.

Sebagai informasi, Goldman Sachs Group Inc. pekan lalu merinci rencana untuk PHK lebih banyak karena bank kesulitan dalam menghadapi apa yang disebut Presiden Goldman Sachs, John Waldron sebagai latar belakang ekonomi yang sangat menantang. 

Senada, Wakil Presiden Morgan Stanley, Andy Saperstein juga telah memberikan perkiraan suram untuk operasi penjualan, perdagangan dan pembuatan kesepakatan bank.

CEO Standard Chartered, Bill Winters mengatakan sistem perbankan akan menghadapi gejolak saat ini setelah kegagalan pada beberapa bank di Amerika Serikat.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

BI bakal Perluas QRIS Antarnegara, Timor Leste dan Hong Kong Segera Terhubung

4 hari lalu

Pria di Singapura Berusaha Bakar Masjid

9 hari lalu

Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar-besaran, 4.100 Karyawan Terancam PHK

11 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal