Starbucks Bakal Naikkan Harga untuk Imbangi Inflasi dan Kenaikan Gaji

Aditya Pratama
Starbucks bakal menaikkan harga menu pada tahun ini. Hal ini disebabkan inflasi yang melonjak dan kenaikan biaya tenaga kerja. (foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Starbucks bakal menaikkan harga menu pada tahun ini. Hal ini disebabkan inflasi yang melonjak dan kenaikan biaya tenaga kerja.

Dikutip dari CNN Business, CEO Starbucks Kevin Johnson mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menaikkan harga pada Oktober tahun lalu dan Januari tahun ini. Untuk itu, perusahaan berencana menaikkan harga lebih banyak lagi tahun ini.

"Kami memiliki tindakan penetapan harga tambahan yang direncanakan melalui neraca tahun ini. Kenaikan harga memainkan peran penting untuk mengurangi tekanan biaya, termasuk inflasi," ujar Johnson dikutip, Kamis (3/2/2022).

Johnson optimistis dengan kenaikan harga tidak membuat pelanggan takut untuk membeli produk Starbucks.

"Dengan tindakan penetapan harga itu, kami masih melihat permintaan yang sangat kuat sepanjang musim liburan," kata Johnson.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

6 hari lalu

Inflasi Tahunan Juli 2026 Capai 2,88 Persen, BPS Ungkap Pemicunya

12 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

16 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal