Swiss Bekukan Aset Vladimir Putin dan Menteri Rusia Imbas Invasi ke Ukraina

Aditya Pratama
Swiss memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Rusia dengan segera membekukan aset milik Presiden Rusia Vladimir Putin dan beberapa menteri lainnya. (Foto: Reuters)

BERN, iNews.id - Swiss, negara pusat utama untuk menyimpan kekayaan yang populer di kalangan oligarki Rusia melanggar tradisi netralitasnya. Swiss memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Rusia.

Dikutip dari CNN Business, Pemerintah Swiss akan mengadopsi sanksi Uni Eropa yang dikenakan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan segera membekukan aset milik Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Mikhail Mishustin, dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. 

"Kami berada dalam situasi yang luar biasa," kata Presiden Swiss Ignazio Cassis kepada wartawan dikutip, Rabu (2/3/2022).

Selain itu, Swiss akan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan dari Rusia dan memberlakukan larangan masuk terhadap sejumlah individu yang memiliki koneksi ke Swiss dan dekat dengan presiden Rusia.

"Serangan militer Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap negara Eropa yang berdaulat adalah faktor penentu dalam keputusan Dewan Federal untuk mengubah sikap sebelumnya mengenai sanksi," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Kado HUT ke-499, Pemprov DKI Jakarta Terima 499 Sertifikat Hak Pakai Senilai Rp22,2 Triliun

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Iran Ungkap Kronologi Walk Out saat Negosiasi dengan AS: Kami Punya Prinsip!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal