Tahun Depan, Subsidi Solar Dipatok Rp1.000 per Liter, Bagaimana dengan Listrik?

Mochamad Rizky Fauzan
Puluhan kendaraan antre solar di SPBU Tuban, Jumat (12/8/2022). (Foto: iNews.id/Pipiet Wibawanto).

JAKARTA, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui subsidi tetap untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di tahun depan dipatok sebesar Rp1.000 per liter. Selain itu, DPR juga menyepakati asumsi subsidi listrik di tahun 2023 sebesar Rp72,33 triliun.

Hal itu, diputuskan dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Jakarta, Kamis (8/9/2022). Rapat tersebut, antara lain membahas tentang BBM bersubsidi.

"Komisi VII DPR menyetujui subsidi tetap untuk bahan bakar minyak solar senilai Rp1.000 per liter di tahun depan," kata Wakil Ketua Komisi VII, Bambang Haryadi.

Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui asumsi volume BBM bersubsidi untuk 2023 sebesar 17,5 juta kiloliter (KL), yang terdiri atas minyak tanah 0,5 juta kiloliter dan solar 17 juta kiloliter. Selain itu, DPR pun memberi restu penyaluran subsidi LPG 3 kilogram sebesar 8 juta metrik ton untuk tahun depan.

"DPR juga turut menyepakati asumsi subsidi listrik untuk 2023 sebesar Rp72,33 triliun," ujar Bambang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
9 hari lalu

Bahlil Pastikan SPBU di Bali Normal, Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi 15 Hari

1 bulan lalu

Bahlil Beberkan Ada Pajero hingga Truk Dimodif buat Tampung BBM Subsidi, Picu Kelangkaan di Makassar

1 bulan lalu

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean Panjang Kendaraan di SPBU Makassar

2 bulan lalu

Wacana Pembatasan Pertalite, Airlangga Sebut Tipe Kendaraan Jadi Acuan Desil Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal