"Waktu itu Go-Jek ada sedikit penurunan (tarif) menyangkut sustainibility. Namun, akhirnya menyangkut masalah tarif itu kembali ke yang biasa," kata dia.
Budi menjelaskan, Go-Jek dan perwakilan mitra pengemudi sudah dipertemukan. Hal ini menyusul gencarnya kabar bahwa pengemudi ojol akan turun ke jalan memprotes penurunan tarif sepihak oleh Go-Jek.
Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Ahmad Yani mengaku opsi perubahan tarif saat ini ada dua: tetap atau turun. Keputusan ini menunggu hasil survei yang dilakukan dalam 10 hari ke depan.
Dari masukan awal, kata Yani, pengemudi puas dengan skema tarif baru. Sementara aplikator merasakan penurunan permintaan dan konsumen mengeluhkan tarif yang naik drastis.