Tenaga Kerja dari China dan UEA Tak Bisa Datang ke RI, Proyek BUMN Tambang Tertunda

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Orias Petrus Moedak mengatakan, sejumlah proyek tambang BUMN tertunda. Foto: MIND ID

"Proyek-proyek itu bisa tertunda karena kedatangan dari peralatan. Jadi peralatan yang diperlukan bisa terganggu kehadirannya karena kegiatan di pelabuhan luar negeri yang terganggu, jadi pengiriman barang terkait dengan proyek itu terganggu, terlambat beberapa bulan," ucap Orias. 

Sejumlah proyek Holding BUMN Pertambangan yang tertunda, di antaranya modernisasi tungku (pot upgrading). Konstruksi proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas sekaligus menekan ongkos listrik fasilitas peleburan aluminium milik perseroan. 

Selain itu, smelter grade Alumina di Kalimantan Barat. Proyek tersebut merupakan kerja sama antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), di mana perseroan menghubungkan rantai pasokan antara mineral bijih bauksit dari IUP milik ANTM dengan pabrik peleburan aluminium milik Inalum.

"Kalau kita lihat sekarang pergerakan masih dibatasi, kami berharap mungkin September (2021) sudah bisa ada pergerakan orang yang lebih bebas, dalam arti kasus Covid sudah menurun. Kalau belum menurun, itu konsekuensi logis saja dari kebijakan yang ada untuk kebaikan bersama, jangka panjang dan kami ikuti, dan itu tidak masalah," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
3 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Internasional
11 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal