Tidak Pernah Makan Pagi, Ini Menu Sarapan Jokowi Setiap Hari

Michelle Natalia
Presiden Jokowi mengaku tidak pernah makan pagi. Dia menyebut, setiap pagi selalu 'sarapan' dengan menu yang tak biasa, yaitu angka-angka. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak pernah makan pagi. Dia menyebut, setiap pagi selalu 'sarapan' dengan menu yang tak biasa, yaitu angka-angka.

Jokowi menyebut, Indonesia patut bersyukur karena di tengah gejolak ketidakpastian global, pemulihan ekonominya masih relatif kuat. Bahkan, pagi tadi, dia mendapatkan sebuah laporan terkait realisasi pendapatan negara.

"Saya tiap pagi tuh selalu mendapatkan laporan angka-angka. Sarapan pagi enggak pernah, angka-angka sarapan saya tiap pagi. Selalu, kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 triliun, ini tumbuh 49 persen year-on-year(yoy)," ujar Jokowi dalam UOB Economic Outlook 2023 di Jakarta, Kamis (29/9/2022). 

Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak. Hal ini karena penerimaan pajak sampai saat ini mencapai Rp1.171 triliun atau tumbuh 58 persen.

"Artinya pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh. Penerimaan bea dan cukai Rp206 triliun, ini tumbuh 30,5 persen, tumbuhnya sangat melompat," kata dia.

Selain itu, Jokowi menyampaikan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp386 triliun. Angka ini tumbuh 38,9 persen. 

"Ini angka-angka yang saya terima dari tadi pagi. Nanti tolong ditanyakan sama bu Menteri Keuangan jelasnya siapa yang bayar pajak, bea cukai ini siapa yang bayar, PNBP itu siapa yang bayar. Artinya, masyarakat masih konsisten dan memiliki kemampuan, dan juga optimisme konsumen ini masih pada posisi tinggi menurut saya, terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di posisi 124,7, naik dari Juli (di posisi) 123," ucap Jokowi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelola Dana Jalan Tol, Ini Tugasnya

16 hari lalu

6 Sarapan Diklaim Sehat, Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Cepat Naik

19 hari lalu

Negara Terkaya di Asia Cetak Rekor Penerimaan Pajak, Nilainya Tembus Rp1.356 Triliun

25 hari lalu

BP Batam Targetkan Anggaran Rp2,4 Triliun di 2027, Tak Bergantung Tambahan APBN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal