Tingkatkan Kolaborasi Industri Pertambangan dan Mineral, Aspebindo Gelar Indonesia Energy Outlook 2025

Aris Kurniawan
Diskusi panel dalam rangka Rakernas Aspebindo di Park Hyatt, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)

Karena itu, menurut Fathul, fiskal dan insentif yang ditawarkan Indonesia harus bisa menarik international oil company. "Agar bagaimana mereka melakukan eksplorasi dan mendevelop lapangan-lapangan frontier dan marginal yang ada di Indonesia," ujarnya.

Saat ini permasalahan utama yang dihadapi industri migas Indonesia adalah lifting decline yang disebabkan penurunan produksi, dan teknologi yang sudah ketinggalan. Dalam sepuluh tahun terakhir terjadi penurunan produksi minyak 3 persen.

"Kita harus genjot eksplorasi agar menemukan cadangan baru untuk meningkatkan produksi. Kita masih bisa produksi 500 ribu barel per hari sampai tahun 2030. Untuk mencapai 1 juta barel per hari perlu dilakukan percepatan Enhance Oil Recovery (EOR). Tantangannya adalah investasi dan regulasi. Kita berharap ada perbaikan tata kelola, dan segera revisi UU Migas." 

Sementara Asep Samsul Arifin, VP Upstream Business Planning & Portfolio Management PT Pertamina Hulu Energi, mengatakan, sebagai investor, saat ini wilayah kerja Pertamina Hulu Energi sebanyak 26 persen  ada di dalam negeri, beberapa persen lainnya di luar negeri.  "Dari 26 persen tersebut kami menyumbang sekitar 63 persen produksi nasional," katanya.

Tantangan lainnya yang dihadapi Pertamina menurut Asep adalah teknologi yang tertinggal. Yang bisa dilakukan sekarang adalah memelihara dan men-develop sumur eksisten yang sustainable produksinya.  

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Naik Kelas lewat Hilirisasi

5 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

8 hari lalu

Mendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi, Minta Pemda Dorong Hilirisasi dan Ekspor Daerah

11 hari lalu

Prabowo Panggil Rosan hingga Bahlil ke Hambalang, Bahas Hilirisasi-Penataan BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal