Tuding Aktivis Jadi Penyebab Pendapatan Twitter Turun, Elon Musk: Ini Sangat Kacau

Dinar Fitra Maghiszha
CEO Twitter, Elon Musk. (Foto: Reuters)

Sebagaimana diwartakan Reuters, Sabtu (5/11/2022), kelompok tersebut meningkatkan tekanan mereka dan menuntut seluruh mitra iklan Twitter di tingkat global untuk segera cabut jika tidak mendukung kebijakan moderasi konten.

"Sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan merugi lebih dari USD4 juta / hari," ujar ElonMusk terkait faktor yang melatarbelakangi PHK, serta menambahkan bahwa semua orang yang terkena PHK telah ditawari uang pesangon selama tiga bulan.

Seperti diketahui, Twitter masih belum mengeluarkan pernyataan resmi. Kepala Keselamatan dan Integritas Twitter, Yoel Roth sebelumnya mengonfirmasi melalui tweet pribadinya bahwa PHK akan berdampak terhadap sekitar 3.700 karyawan atau setidaknya 50% dari total staf yang ada.

Di antara mereka yang ditendang ke luar, sebanyak 784 karyawan merupakan pekerja dari kantor pusat Twitter di San Francisco dan 199 di San Jose dan Los Angeles.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Said Iqbal Bertemu Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dukung Penyesuaian Pajak JHT

9 hari lalu

Said Iqbal Bakal Datangi Kantor Tiktok Besok, Bahas Suntikan Modal Rp1,5 Miliar Dolar AS

9 hari lalu

Bantah PHK Massal, Tokopedia Sebut Buka Rekrutmen 100 Posisi

9 hari lalu

Said Iqbal Bantah Isu 55.000 Buruh Terancam PHK: Harga Gas Industri Sudah Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal