Uni Eropa dan Rusia Saling Jatuhkan Sanksi, Harga Minyak Dunia Melemah

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah duni melemah pada perdagangan, Senin (16/5/2022) di tengah sanksi yang saling dijatuhkan Uni Eropa dan Rusia. (Foto: Ilustrasi/Okezone-SKK Migas)

Sampai saat ini, Uni Eropa terus berusaha untuk meloloskan rencana embargo minyak dari Rusia secara bertahap pada bulan ini, meskipun ada kekhawatiran terkait cadangan di Eropa timur.

Pekan lalu, Moskow membalas langkah Eropa dengan menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan energi Eropa. Hal ini menyebabkan kekhawatiran atas pasokan.

"Harga minyak tetap bullish, terutama kontrak jangka pendek WTI, karena harga bensin AS terus naik di tengah melemahnya impor produk minyak dari Eropa," ucap Saito.

Di tempat yang berbeda, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia tampak meragukan rencana yang telah disepakati sebelumnya untuk meningkatkan produksi. Ini terjadi akibat kurangnya investasi di ladang minyak di beberapa negara anggota OPEC.

Laporan bulanan terbaru dari OPEC menunjukkan produksinya pada April naik 153.000 barel per hari (bph) menjadi 28,65 juta barel per hari. Realisasi tersebut masih lebih rendah berdasarkan kesepakatan OPEC sebesar 254.000 barel per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
8 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Internasional
9 hari lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Buletin
10 hari lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal