Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan, Ini Alasannya

Dinar Fitra Maghiszha
Raksasa sektor consumer goods, Unilever mengumumkan bakal melakukan PHK terhadap 1.500 karyawan manajer di tingkat global. (foto: Reuters)

Pilihan tersebut menghadirkan kritik yang datang dari investor Univeler, yang menyebut terlalu perhitungan di tengah risiko tantangan bisnis yang mendesak, seperti lonjakan inflasi di pasar negara berkembang.

Unilever saat ini sedang berjuang melawan dampak pandemi dengan meningkatnya biaya bahan baku, tenaga kerja dan transportasi.

Eksposurnya terhadap bisnis makanan di pasar negara berkembang yang tengah menghadapi kenaikan inflasi, menempatkan Unilever pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan saingannya P&G dan Nestle.

Karena Unilever terus tertinggal, investor menjadi frustrasi atas kinerjanya. Pada Kamis lalu (27/1/2022), seorang manajer investasi asal Inggris Terry Smith mengkritik perusahaan melalui sebuah surat kepada investor Fundsmith LLP-nya, dan mendesak manajemen untuk fokus pada penguatan kinerja.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

10 hari lalu

Pabrik Bingkai di Duren Sawit Jaktim Kebakaran, 22 Mobil Damkar Dikerahkan

13 hari lalu

Kronologi Lengkap Tasyi Athasyia Dirampok Karyawan Sendiri, Endingnya Lapor Polisi!

15 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal