Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan, Ini Alasannya

Dinar Fitra Maghiszha
Raksasa sektor consumer goods, Unilever mengumumkan bakal melakukan PHK terhadap 1.500 karyawan manajer di tingkat global. (foto: Reuters)

Pilihan tersebut menghadirkan kritik yang datang dari investor Univeler, yang menyebut terlalu perhitungan di tengah risiko tantangan bisnis yang mendesak, seperti lonjakan inflasi di pasar negara berkembang.

Unilever saat ini sedang berjuang melawan dampak pandemi dengan meningkatnya biaya bahan baku, tenaga kerja dan transportasi.

Eksposurnya terhadap bisnis makanan di pasar negara berkembang yang tengah menghadapi kenaikan inflasi, menempatkan Unilever pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan saingannya P&G dan Nestle.

Karena Unilever terus tertinggal, investor menjadi frustrasi atas kinerjanya. Pada Kamis lalu (27/1/2022), seorang manajer investasi asal Inggris Terry Smith mengkritik perusahaan melalui sebuah surat kepada investor Fundsmith LLP-nya, dan mendesak manajemen untuk fokus pada penguatan kinerja.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Karyawan Percetakan Disekap di Jakpus Dituduh Mencuri, Polisi: Modus Pelaku Peras Korban

57 tahun lalu

TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia: Bukan Keputusan Mudah

57 tahun lalu

Heboh Kabar PHK Massal di Tokopedia, TikTok Buka Suara

57 tahun lalu

Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Nyaris Bangkrut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal