Unilever bakal PHK 3.200 Karyawan di Eropa, Ini Alasannya

Aditya Pratama
Unilever berencana mengurangi sepertiga dari jumlah karyawannya atau sekitar 3.200 orang di Eropa pada akhir tahun 2025. (foto: Reuters)

Sebelumnya, pada bulan Maret juru bicara Unilever mengumumkan program produktivitas komprehensif, di mana hal ini untuk mendorong fokus dan pertumbuhan melalui organisasi yang lebih ramping dan akuntabel.

Rencana tersebut juga mencakup keputusan untuk memisahkan bisnis es krimnya, yakni merek Wall's, Ben & Jerry's, dan Magnum. Unilever menyebut perombakan ini akan membantu kinerja perusahaan.

Di Inggris, perusahaan ini memproduksi es krim di timur laut Gloucestershire, Marmite dan Bovril di Burton-on-Trent, dan Pot Noodles di Newport, yang mempekerjakan 6.000 karyawan.

Unilever merupakan salah satu perusahaan barang konsumen terbesar di dunia, termasuk merek kecantikan Dove, mesin pencuci Persil, dan parfum Lynx.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Nasional
6 hari lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

Internasional
26 hari lalu

PM Spanyol Sanchez kepada Eropa: Dukung Lebanon sebagaimana Kita Bantu Ukraina!

Nasional
30 hari lalu

Buruh Sebut Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ancaman PHK di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal