Unilever bakal PHK 3.200 Karyawan di Eropa, Ini Alasannya

Aditya Pratama
Unilever berencana mengurangi sepertiga dari jumlah karyawannya atau sekitar 3.200 orang di Eropa pada akhir tahun 2025. (foto: Reuters)

“Langkah-langkah ini berarti PHK terbesar di Unilever selama beberapa dekade,” kata Ketua Dewan Pekerja Unilever Eropa, Hermann Soggeberg dalam sebuah surat kepada stafnya.

Sebelumnya, pada bulan Maret juru bicara Unilever mengumumkan program produktivitas komprehensif, di mana hal ini untuk mendorong fokus dan pertumbuhan melalui organisasi yang lebih ramping dan akuntabel.

Rencana tersebut juga mencakup keputusan untuk memisahkan bisnis es krimnya, yakni merek Wall's, Ben & Jerry's, dan Magnum. Unilever menyebut perombakan ini akan membantu kinerja perusahaan.

Di Inggris, perusahaan ini memproduksi es krim di timur laut Gloucestershire, Marmite dan Bovril di Burton-on-Trent, dan Pot Noodles di Newport, yang mempekerjakan 6.000 karyawan.

Unilever merupakan salah satu perusahaan barang konsumen terbesar di dunia, termasuk merek kecantikan Dove, mesin pencuci Persil, dan parfum Lynx.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 jam lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

1 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

2 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

3 hari lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal