Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi 394,6 Miliar Dolar AS di Triwulan III 2022

Michelle Natalia
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Erwin Haryono. (Fotoi: dok iNews)

"Pelunasan atas beberapa pinjaman program dan proyek yang jatuh tempo juga turut mendukung penurunan ULN Pemerintah pada periode laporan," ungkap Erwin.

Sementara itu, penarikan ULN pada triwulan III 2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Erwin menyebut pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel. 

Dia menjelaskan, dukungan utang luar negeri pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas pada triwulan III 2022 antara lain mencakup sektor: 

- jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 24,6 persen 

- sektor jasa pendidikan 16,6 persen

- sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 15,2 persen

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

Nasional
12 jam lalu

Breaking News: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen

Nasional
2 hari lalu

Cadangan Devisa RI Anjlok 1,3 Miliar Dolar AS Jadi 144,9 Miliar Dolar AS di Mei 2026

Nasional
3 hari lalu

BI Tingkatkan Remunerasi Kas Pemerintah untuk Kendalikan Beban Bunga Utang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal