Wali Kota Rotterdam mengunjungi proyek pembangunan dan peningkatan kapasitas sungai dan sodetan Museum Bahari Jakarta Utara, 2 September 2022. Foto: Kementerian BUMN
Suparjo Ramalan

JAKARTA, iNews.id - Wali Kota Rotterdam, Belanda, Ahmed Aboutaleb mengunjungi proyek pembangunan dan peningkatan kapasitas sungai dan sodetan Museum Bahari, Jakarta Utara pada 2 September 2022 lalu. Proyek tersebut saat ini digarap oleh perusahaan BUMN PT Brantas Abipraya (Persero). 

Pekerjaannya itu pun mendapat apresiasi positif dari Ahmed Aboutaleb. Wali Kota Rotterdam juga menyempatkan diri memberikan testimoni saat kunjungannya.

Good project protecting Jakarta,” kata Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas dalam keterangannya, dikutip Minggu (11/9/2022).

Proyek tersebut mulai dikerjakan pada akhir 2021 dan ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.  Pengerjaan Sodetan Museum Bahari untuk mengendalikan banjir dan mengurangi beban tampungan area Waduk Pluit, dengan cara membendung air di pintu air pakin. 

Proyek ini telah melakukan soft launching pekerjaan promenade Kali Besar, yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Adapun pekerjaan promenade tersebut terdiri atas pekerjaan saluran sepanjang 1.200 meter, pedestrian 4.575 meter persegi, pekerjaan lansekap, dan pekerjaan elektrikal. 

Anies Baswedan saat itu menyampaikan apresiasinya kepada Brantas Abipraya yang telah memberikan wajah baru yang modern untuk Jakarta. Dia juga mengatakan, pekerjaan tersebut sudah mulai dapat dilihat manfaatnya, yaitu penerapan kawasan Low Emission Zone, dengan menciptakan ruang pejalan kaki, jalur pesepeda, dan sistem transportasi umum yang terintegrasi.

Adapun ruang lingkup pekerjaan Brantas Abipraya pada pembangunan dan peningkatan kapasitas Sungai Kali Besar dan sodetan kanal Museum Bahari, antara lain pekerjaan segmen penanganan saluran di Kali Krukut-Cideng, promenade di Kali Besar (Segmen Jelangkeng-Jalan Pintu Besar Utara) yang meliputi pekerjaan pedestrian, area duduk, kantong duduk, planter box, signage, saluran, lansekap Kali dan pekerjaan instalasi listrik promade.

Sedangkan untuk lingkup pekerjaan di Kali Besar (Segmen Jalan Kunir-Jalan Pakin), meliputi pekerjaan Pintu Air otomatis dan Spillway Kali Pakin, dinding penahan tanah dan promenade. Untuk pekerjaan di Kanal Museum Bahari, BUMN Karya ini melakukan penguatan lereng menggunakan Geocell, pengerukan Kanal Museum Bahari, sodetan kanal, juga pekerjaan promenade.


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT