Produksi Shale Oil AS Digenjot, OPEC Tak Ambil Pusing

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Shale oil Amerika Serikat (AS) terus membanjiri pasar dan merontokkan harga minyak mentah di pasar meski Organization of Petroleum Exporting Countries/OPEC) menahan produksinya.

Selama konferensi Oil & Money di London pekan ini, produksi shale oil AS dianggap tetap memiliki prospek positif. Diperkirakan penambahan produksi sumber energi itu akan terus berlanjut.

"Shale oil AS sedang berbalik dan akan menghadapi puncak (produksi) keduanya," kata David Knapp, Kepala Ekonomi Energi di Energy Intelligence, seperti mengutip Marketwatch.com, Jumat (20/10/2017).

AS memiliki dua lapangan shale oil yang menjadi andalan yakni Permian dan Eagle Ford. Kedua lapangan migas itu menghasilkan dua pertiga dari 6 juta barel shale oil dalam satu hari.

Produksi shale oil AS meningkat selama 10 bulan terakhir. Badan Administrasi Informasi Energi AS melaporkan, produksi kembali diperkirakan naik untuk bulan ke-11 atau November hingga mencapai 6,22 juta barel per hari (bph).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
6 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
10 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
15 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
17 jam lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal