Produksi Shale Oil AS Digenjot, OPEC Tak Ambil Pusing

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

OPEC dan Rusia telah bersepakat untuk memangkas produksi hingga akhir Maret 2018 dalam upaya menyeimbangkan pasar. Namun, fakta bahwa pasokan minyak mentah sangat berlebih tak dapat dibantah.

Bagaimanapun, OPEC tampaknya tidak terlalu peduli dengan ancaman shale oil dari AS. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, bahwa pasar minyak mentah tengah bergerak secara seimbang, dan industri migas kini mulai merasakan angin segar terhadap hal tersebut.

"Kami memperkirakan permintaan akan melewati 100 juta barel per hari pada 2020 dan mencapai lebih dari 111 juta barel per hari pada 2040," kata Barkindo.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
13 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
17 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
22 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
24 jam lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal