Produksi Shale Oil AS Digenjot, OPEC Tak Ambil Pusing

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

OPEC dan Rusia telah bersepakat untuk memangkas produksi hingga akhir Maret 2018 dalam upaya menyeimbangkan pasar. Namun, fakta bahwa pasokan minyak mentah sangat berlebih tak dapat dibantah.

Bagaimanapun, OPEC tampaknya tidak terlalu peduli dengan ancaman shale oil dari AS. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, bahwa pasar minyak mentah tengah bergerak secara seimbang, dan industri migas kini mulai merasakan angin segar terhadap hal tersebut.

"Kami memperkirakan permintaan akan melewati 100 juta barel per hari pada 2020 dan mencapai lebih dari 111 juta barel per hari pada 2040," kata Barkindo.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Terus Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Giliran Yordania Dihantam Rudal

57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal