Apa yang Dimaksud dengan Relative Strength Index pada Investasi Saham? Simak Penjelasannya

Rina Anggraeni
Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. RSI dikenal sebagai parameter momentum. (Foto: dok. iNews.id)

Periode standar penghitungan adalah 14, sebagaimana yang direkomendasikan oleh Welles Wilder. Trader boleh memodifikasi periode, baik menaikkan atau menurunkan. Namun, hal tersebut akan memengaruhi sensitivitas RSI. Misalnya, periode 10 lebih cepat mencapai tingkat overbought atau oversold dibandingkan periode 20.

Berikut strategi investasi saham menggunakan Relative Strengh Index:

1. Aturan Beli

Langkah pertama adalah menunggu nilai RSI turun hingga ke area oversold, yakni di bawah 30. Pantau sampai RSI berbalik naik melebihi angka 30. 

Agar lebih meyakinkan, pastikan terdapat candlestick bullish saat RSI lepas dari posisi oversold. Jangan terburu-buru, tunggu sampai candlestick close.

Pada pembukaan candlestick selanjutnya, lakukan entry atau beli. Tetapkan potensi kerugian atau stop loss sedikit di bawah titik swing low terakhir.

2. Aturan Jual

Pastikan nilai RSI mencapai level di atas 70, alias overbought. Tunggu hingga RSI tersebut berbalik turun ke bawah angka 70. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Kembali Ditutup Menguat ke 6.525, CSMI-SDMU Pimpin Top Gainers

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 289 Saham Menguat

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.501, Nilai Transaksi Tembus Rp14,9 Triliun

4 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.394, FAST-TCPI Pimpin Top Losers

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal