BEI Siap Akomodir IPO Startup Unicorn, Kriteria Papan Pencatatan Utama Akan Diubah

Aditya Pratama
Gedung Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) siap mengakomodir perusahaan rintisan (startup) unicorn untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Untuk itu, Bursa akan mengubah sejumlah peraturan, khususnya terkait kriteria papan pencatatan saham.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, BEI melalui Peraturan I-A yang berlaku saat ini mewajibkan calon perusahaan tercatat untuk sudah membukukan laba usaha paling tidak dalam kurun satu tahun terakhir supaya bisa tercatat di papan utama. 

"Bursa berupaya menjadi Bursa yang adaptif terhadap kebutuhan stakeholder-nya, termasuk unicorn di Indonesia agar dapat memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan mereka untuk bisa growth," kata Nyoman dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Namun, Peraturan I-A yang berlaku saat ini dinilai tidak pas jika diterapkan kepada startup unicorn. Pasalnya, karakteristik perusahaan terus berkembang.

"Misalnya perusahaan yang karakteristiknya masih fokus meningkatkan marketshare dan belum laba, tetapi valuasinya besar dan berpotensi untuk jadi salah satu biggest fund raiser di pasar modal Indonesia," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
1 hari lalu

BEI Pasang Target 25 Perusahaan IPO Tahun Depan, Transaksi Harian Naik Jadi Rp21 Triliun

2 hari lalu

Kisah Pemuda Drop Out Kuliah Sukses Bangun Startup AI Bernilai Rp181 Triliun

19 hari lalu

Bank Jakarta dan PAM Jaya Mau IPO, Pramono Pastikan Pemprov DKI Pegang Saham Mayoritas

22 hari lalu

Danantara Beri Bocoran Daftar BUMN yang Siap IPO di Bursa, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal