Ditjen Pajak Sederhanakan Perhitungan PPh Karyawan, Ini Tujuannya

Michelle Natalia
Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menyederhanakan perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) 21 atau PPh karyawan agar tak memberatkan wajib pajak (WP). 

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Suryo Utomo, mengatakan bahwa ada urgensi yang melatarbelakangi penyederhanaan perhitungan Tarif Efektif Rata-Rata (TER) untuk PPh 21

Dia menjelaskan, PPh pasal 21 atau PPh karyawan, metode pelunasannya dilakukan dengan cara pemungutan. Untuk saat ini, pemungutannya dilakukan oleh pemberi kerja di saat pemberi kerja membayar gaji dan sebagainya kepada karyawan.

Sebelumnya untuk pemotongan PPh pasal 21 terdapat kurang lebih 400 skenario. Hal ini membingungkan dan memberatkan wajib pajak (WP).

"Maka dari itu, simplifikasi perhitungan PPh pasal 21 bertujuan untuk, yang pertama, memberikan kemudahan bagi WP menghitung pemotongan PPh pasal 21 tiap masa pajak," ujar Suryo dalam Media Gathering DJP 2023 di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

OpenAI Jadi Pemungut Pajak, Langganan ChatGPT Kena PPN 11 Persen

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Singgung Tax Amnesty usai Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo Diperiksa Kejagung

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Buka Suara soal Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo Diperiksa Kejagung

Nasional
1 bulan lalu

Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo terkait Kasus Korupsi Pajak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal