Imbal Hasil Treasury AS Tekan Saham Big Tech, Wall Street Ditutup Melemah

Anggie Ariesta
Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagagan Rabu (19/1/2022), seiring koreksi pada indeks utama, terutama Nasdaq Composite. (Foto: dok Inews)

Koreksi terakhir Nasdaq terjadi pada awal 2021, ketika indeks teknologi tersebut turun lebih dari 10 persen dari 12 Februari hingga 8 Maret. 

“Setiap awal pengetatan sering menghasilkan volatilitas yang signifikan dan saya pikir selalu ada risiko bahwa ada kesalahan kebijakan dan itu mengakhiri siklus ekonomi,” kata Kristina Hooper, kepala strategi pasar global di Invesco.

Perdagangan saham di Bursa Waall Street telah memulai awal yang sulit pada 2022, karena kenaikan cepat dalam imbal hasil Treasury di tengah kekhawatiran The Fed akan menjadi agresif dalam mengendalikan inflasi yang terutama memukul saham teknologi dan pertumbuhan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

OJK Resmi Atur Demutualisasi Bursa Efek, Publik Bisa Punya Saham Maksimal 5%

4 hari lalu

Sosok Alice Walton, Perempuan Terkaya di Dunia yang Punya Koleksi Seni Bernilai Fantastis

5 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.462, Nilai Transaksi Rp13,8 Triliun

5 hari lalu

Low Tuck Kwong Terdepak dari Pucuk Orang Terkaya Indonesia, Harta Menyusut Rp44 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal