Inggris Bakal Sampaikan Rencana Regulasi Kripto dalam Waktu Dekat

Aditya Pratama
Ilustrasi aset kripto. (Foto: Reuters)

Stablecoin telah mengalami pertumbuhan eksponensial dalam hal penggunaan selama beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya minat terhadap mata uang kripto secara lebih luas. Tether, stablecoin terbesar di dunia, sekarang memiliki total pasokan yang beredar lebih dari 80 miliar dolar AS, naik dari sekitar 4 miliar dolar AS dua tahun lalu.

Tetapi, token tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bagi regulator yang khawatir bahwa token tersebut mungkin tidak sepenuhnya didukung oleh jumlah cadangan yang setara, dan digunakan untuk pencucian uang dan kegiatan terlarang lainnya.

Sementara itu, regulator khawatir tentang kemungkinan paparan sistem keuangan terhadap bitcoin dan mata uang digital lainnya, serta potensi penggunaannya untuk menghindari sanksi yang dikenakan pada Rusia di tengah invasinya ke Ukraina.

Bank of England pada hari Kamis lalu menyerukan pembuat kebijakan untuk memperluas kerangka peraturan untuk membatasi risiko yang ditimbulkan oleh kripto terhadap stabilitas keuangan.

Deputi Gubernur BOE Sam Woods menulis surat kepada beberapa CEO bank yang mengatakan ada peningkatan minat dari bank dan perusahaan investasi untuk memasuki berbagai pasar kripto.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pakar Hukum Soroti Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Peringatkan Kripto Bisa Jadi Modus Penyamaran Aset

5 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

5 hari lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

6 hari lalu

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal