Inggris Bakal Sampaikan Rencana Regulasi Kripto dalam Waktu Dekat

Aditya Pratama
Ilustrasi aset kripto. (Foto: Reuters)

Langkah Departemen Keuangan dipandang sebagai tanggapan terhadap perintah eksekutif Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyerukan koordinasi dari berbagai lembaga federal AS untuk mengatur kripto, kata salah satu sumber. Beberapa orang dalam industri mengeluhkan kurangnya tindakan serupa dari Inggris.

Sejumlah perusahaan, termasuk Revolut, Blockchain.com dan Copper dapat dipaksa untuk menghentikan operasi kripto mereka di Inggris minggu ini jika mereka gagal masuk ke daftar cryptoasset Otoritas Perilaku Keuangan tepat waktu untuk batas waktu 31 Maret.

FCA mengatakan, sejumlah besar bisnis kripto tidak memenuhi standar anti pencucian uang yang disyaratkan. Hanya 33 perusahaan yang berhasil mendaftar. Lebih dari 80 persen perusahaan yang dinilai oleh regulator telah menarik aplikasi mereka atau ditolak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

57 tahun lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal