Inggris Bakal Sampaikan Rencana Regulasi Kripto dalam Waktu Dekat

Aditya Pratama
Ilustrasi aset kripto. (Foto: Reuters)

Langkah Departemen Keuangan dipandang sebagai tanggapan terhadap perintah eksekutif Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyerukan koordinasi dari berbagai lembaga federal AS untuk mengatur kripto, kata salah satu sumber. Beberapa orang dalam industri mengeluhkan kurangnya tindakan serupa dari Inggris.

Sejumlah perusahaan, termasuk Revolut, Blockchain.com dan Copper dapat dipaksa untuk menghentikan operasi kripto mereka di Inggris minggu ini jika mereka gagal masuk ke daftar cryptoasset Otoritas Perilaku Keuangan tepat waktu untuk batas waktu 31 Maret.

FCA mengatakan, sejumlah besar bisnis kripto tidak memenuhi standar anti pencucian uang yang disyaratkan. Hanya 33 perusahaan yang berhasil mendaftar. Lebih dari 80 persen perusahaan yang dinilai oleh regulator telah menarik aplikasi mereka atau ditolak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pakar Hukum Soroti Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Peringatkan Kripto Bisa Jadi Modus Penyamaran Aset

5 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

5 hari lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

6 hari lalu

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal