Mengenal MARK AI, Robot Trading yang Kini Buron Meninggalkan Korban dengan Kerugian Miliaran Rupiah

Anggie Ariesta
Logo Mark AI, robot trading yang dilaporkan sebagai investasi bodong ke kepolisian, Rabu (20/10/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Para korban investasi bodong, MARK AI, melaporkan robot trading itu ke polisi, pada Rabu (20/10/2021). Pasalnya, janji Mark AI untuk kembali beroperasi pada Senin (18/10/2021) tak terwujud.

Lantas seperti apa modus operandi robot trading MARK AI yang korbannya ribuan orang dengan kerugian diperkirakan mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah?

Mengutip berbagai sumber pada Rabu (20/10/2021), MARK AI merupakan robot trading yang menawarkan berbagai paket investasi. Investasi sepenuhnya dilakukan oleh robot.

Merujuk ke halaman websitenya, Mark AI mengklaim akan memberikan keuntungan konsisten sebesar 15%-45% per bulan di mana para investor hanya perlu duduk manis, dan robot trading milik MarkAI yang akan menyelesaikan semuanya.

Sampai saat ini, situs dan aplikasi Mark AI sama sekali tak bisa diakses, padahal janjinya akan beroperasi 18 Oktober lalu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
22 hari lalu

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Dicecar 53 Pertanyaan Terkait Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun

Seleb
23 hari lalu

Penyebab Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Dipanggil Polisi Terungkap, Mengejutkan!

Seleb
4 bulan lalu

Kronologi Lengkap Suami Boiyen Diduga Gelapkan Dana Investasi, Kena Somasi!

Nasional
1 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Investasi Bodong Kripto, Kerugian Capai Rp105 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal