MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Tapi Turunkan Rating Arus Informasi

Anggie Ariesta
ilustrasi MSCI mencatat status RI masih berada di emerging market (Foto: freepik)

Menurut analisis MSCI, persoalan transparansi ini memberikan dampak material yang membatasi ruang gerak para manajer investasi institusional global. 

Investor asing menjadi kesulitan dalam mengukur porsi saham publik yang benar-benar beredar di pasar (free float) secara akurat, sehingga memicu keraguan saat menggunakannya sebagai acuan penyusunan portofolio ataupun replikasi indeks universal.

Selain hambatan struktural tersebut, MSCI mengidentifikasi kendala bahasa sebagai hambatan kesetaraan informasi. Laporan rinci mengenai emiten dan pasar saham Indonesia dinilai belum sepenuhnya tersedia secara konsisten dalam bahasa Inggris.

MSCI turut memperbarui sejumlah catatan batasan operasional yang masih membayangi pasar keuangan Indonesia. Pasar Valas Lepas Pantai (Offshore), Indonesia dinilai belum memiliki pasar valas offshore yang efisien.

Transaksi mata uang asing di pasar domestik masih wajib diikat pada transaksi efek. Investor asing dilarang memanfaatkan fasilitas overdraft saat proses kliring dan penyelesaian transaksi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Kembali Menguat usai Anjlok, Berpotensi Naik 18 Persen Menuju Fase Normalisasi

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

57 tahun lalu

Chatib Basri Ungkap Kondisi Ekonomi RI Terkini: Enggak Seburuk yang Dibayangkan

57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal