Penjualan Ritel Naik, Dolar AS Melemah

Djairan
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Selasa (17/11/2020) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati data penjualan ritel bulanan yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Rabu (18/11/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,24 persen menjadi 92,4182.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1864 dolar AS dari 1,1844 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3258 dolar AS dari 1,3189 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7304 dolar AS dari 0,7313 dolar AS.

Dolar AS dibeli 104,20 yen Jepang, lebih rendah dari 104,58 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9105 franc Swiss dari 0,9126 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3084 dolar Kanada dari 1,3096 dolar Kanada.

Penjualan ritel AS naik 0,3 persen pada Oktober, menyusul revisi turun 1,6 persen pada September. Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom memperkirakan penjualan ritel akan naik 0,5 persen pada Oktober.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal