Platform Urun Dana Nakal Bakal Disanksi OJK

Dinar Fitra Maghiszha
Platform urun dana nakal bakal disanksi OJK. (foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan sanksi kepada platform layanan urun dana atau securities crowdfunding (SCF) yang terbukti nakal dalam menyelenggarakan pendanaan bisnis.

SCF atau urun dana merupakan layanan bagi investor untuk memberikan pendanaan pada bisnis modal kecil, seperti UMKM dan startup. Layanan yang dikenal dengan istilah Equity Crowdfunding (EFC) sekarang juga digunakan sebagai salah satu pilihan investasi.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana mengatakan OJK terus mengawasi ketat platform penyelenggara SCF terkait potensi kecurangan. Selain itu, OJK juga memantau mereka demi memastikan prinsip good governance (GCG) berjalan baik.

"Kita khawatir pelaku industrinya sendiri yang bermain-main atau nakal. Kita akan kasih sanksi apabila terbukti," kata dia dalam Workshop Pasar Modal di Kota Bandung, dikutip Sabtu (26/11/2022).

Dia menuturkan, platform SCF seperti Santara, Bizhare, Crowdana, LandX, FundEx, dan sejenisnya perlu secara transparan terkait sistem internal hingga keterangan mengenai issuer atau penerbit.

"Kalau issuer-nya nakal itu tanggung jawab platformnya, justru kita lihat apakah platform yang tidak tahu issuer-nya nakal atau mereka (berpotensi) kerja sama untuk berpura-pura, itu sama-sama nakal," tuturnya.

Adapun POJK Nomor 57 Tahun 2020 telah mengatur regulasi tentang Securities Crowd Funding (SCF). Total dana yang berhasil dihimpun dalam SCF hingga 22 November 2022  mencapai Rp661,32 miliar. Sedangkan issuer mencapai 314 dengan jumlah pemodal mencapai 129.958.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

SLIK di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR Subsidi, OJK: Penilaian Tetap di Bank

Nasional
23 jam lalu

Aturan Baru OJK, SLIK Hanya Tampilkan Pinjaman di Atas Rp1 Juta

Bisnis
6 hari lalu

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai, Ini Alasannya

Bisnis
7 hari lalu

Adira Tebar Dividen Rp772,4 Miliar, 50 Persen dari Laba Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal