Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi Nyaris Sentuh Rp16.200 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 66 poin atau 0,41 persen ke level Rp16.198 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Kamis (2/1/2025). (Foto: dok iNews)

Perekonomian manufaktur Indonesia berakhir pada tahun 2024 dengan catatan positif. Ekspansi untuk pertama kali sejak pertengahan tahun menunjukkan bahwa penjualan dan output naik. 

Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi mencapai 0,44 persen (month to month/mtm) dan 1,57 persen (year on year/yoy) pada Desember 2024. Inflasi tahunan (yoy) yang tercatat pada Desember juga menjadi inflasi pada tahun berjalan.

Dengan hanya mencatat inflasi 1,57 persen inflasi 2024 akan menjadi yang terendah dalam sejarah Indonesia. Sebagai catatan, inflasi terendah yang pernah dicatat BPS sebelumnya adalah pada 2020 yakni 1,68 persen. 

Rendahnya inflasi 2024 disebabkan sejumlah faktor mulai dari melemahnya daya beli serta melandainya harga bahan pangan pokok setelah terbang pada 2022 dan 2023.

Berdasarkan data di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya diprediksi bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.180-Rp16.270 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 jam lalu

BPS: Angka Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang

17 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

19 jam lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026

20 jam lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal