Rupiah Melesat 1,05 dalam Sepekan, Kembali di Bawah Rp16.600 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar Rupiah menguat 1,05 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

BI menilai, inflasi inti September 2025 tercatat 0,18 persen (mtm), dipicu kenaikan harga emas perhiasan serta biaya kuliah. Namun, BI optimistis inflasi akan tetap terjaga dalam kisaran sasaran pada 2025 dan 2026.

Selain itu, persepsi risiko terhadap Indonesia membaik, tercermin dari Premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 5 tahun yang turun ke 78,87 basis poin (bps) pada 2 Oktober 2025, dibandingkan 83,04 bps pada akhir September 2025.

Ibrahim menyebut, pergerakan Rupiah juga dipengaruhi sentimen eksternal. Pasar global sebagian besar mengabaikan kekhawatiran dampak langsung penutupan pemerintah AS, dan lebih berfokus pada data ketenagakerjaan swasta yang menunjukkan kelemahan.

"Pasar lebih fokus pada data ketenagakerjaan swasta minggu ini, terutama karena data penggajian non-pertanian pemerintah September tertunda akibat penutupan pemerintah,” tuturnya.

Kelemahan pada data ketenagakerjaan AS tersebut membuat investor fokus pada peluang pemangkasan suku bunga The Fed (Bank Sentral AS) pada Oktober. 

Menurut CME Fedwatch, peluang pemangkasan lagi sebesar 25 basis poin pada akhir Oktober mencapai 99,3 persen, setelah The Fed sebelumnya memangkas 25 basis poin pada September.

Di sisi global, Dollar Index (DXY) tercatat melemah ke level 97,85, sementara yield US Treasury Note 10 tahun turun ke 4,083 persen.

Ibrahim memprediksi, dengan mempertimbangkan sentimen internal dan eksternal yang positif, Rupiah kembali berpotensi menguat pada pekan berikutnya.

“Untuk perdagangan Senin depan, rupiah diperkirakan fluktuatif namun ditutup menguat di kisaran Rp16.520-Rp16.560 per dolar AS,” ucap Ibrahim.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 bulan lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.598 per Dolar AS

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Nasional
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS setelah Melemah hingga Rp17.000

Nasional
3 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal