Sri Mulyani Sebut Perubahan Iklim Indonesia Butuh Biaya Rp4.215 Triliun

Antara
Menkeu Sri Mulyani sebut perubahan iklim Indonesia butuh biaya Rp4.215 triliun. Foto: Antara

NUSA DUA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan upaya penanganan perubahan iklimIndonesia membutuhkan biaya mencapai 281 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp4.215 triliun.

Adapun dana itu untuk membiayai komitmen Kontribusi Determinan Nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) yang telah diterjemahkan menjadi program, kebijakan, dan proyek.

"Bagian terbesar dari pembiayaan ini adalah di sektor energi," kata dia dalam acara Ministerial Fireside Chat Seminar on Financing Transition in ASEAN di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (30/3/2023).

Karena itu, dalam Presidensi G20 tahun lalu, Indonesia sudah mengumumkan platform Energy Transition Mechanism/ETM yang telah dikembangkan dengan dukungan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) dan internasional.

Sri Mulyani menjelaskan, isu perubahan iklim menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tidak terkecuali bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Masing-masing negara memiliki komitmen untuk mengurangi emisi CO2 yang kaitannya untuk menangani perubahan iklim melalui NDC.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

4 hari lalu

RI Tegaskan Perjuangkan Keadilan Royalti Digital, Menkum: Kami Tidak Datang untuk Mengemis

10 hari lalu

Kemarau Masih Berlanjut, BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai Oktober 2026

13 hari lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal