Wall Street Lanjutkan Penguatan, Dow Jones Cetak Rekor Lagi

Anggie Ariesta
Gedung New York Stock Exchange atau dikenal dengan sebutan Bursa Wall Street. (Foto: Reuters)

Omsetnya lebih dari dua kali lipat dari Nvidia (NVDA.O), perusahaan yang paling banyak diperdagangkan berikutnya. Produsen chip kelas berat itu naik 0,5 persen.

Sektor-sektor yang berkinerja buruk tahun ini juga meningkat. Dari 11 indeks sektor S&P 500, enam ditutup menguat, dipimpin oleh energi (.SPNY), naik 2,94 persen, diikuti oleh kenaikan 2,62 persen pada sektor real estat (.SPLRCR).

Volume di bursa AS sangat besar, dengan 17,1 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 11,1 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya.

Indeks semikonduktor PHLX (.SOX) melonjak 2,7 persen dan ditutup pada rekor tertinggi. Russell Index (.RUT) perusahaan-perusahaan kecil juga melonjak sekitar 2,7 persen.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan, dengan Ketua Jerome Powell mengatakan pengetatan kebijakan moneter yang bersejarah kemungkinan besar akan berakhir. Hal itu, disebabkan inflasi turun lebih cepat dari perkiraan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Bandung Melonjak Jelang Lebaran

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
19 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
20 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal