Asosiasi Sebut Harga Ayam di Tingkat Peternak Sudah Kembali Normal

Isna Rifka Sri Rahayu
Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional menyebut harga ayam di tingkat peternak kini kembali normal. (Foto: AFP)

"Ya karena campur tangan pemerintah.mungkin integrator setop jual pasar 2-3 hari," kata dia.

Selain itu, sejak sepekan ini pemerintah telah memusnahkan sekitar 1,4 juta ekor ayam berstatus Day Old Chicken (DOC) atau baru menetas sehari. Bahkan jika hal ini belum ampuh menormalkan harga ayam maka jumlah ayam yang dimusnahkan menjadi 2 juta ekor.

"(Pemusnahan ayam) ya ngurangi over supply. Menjadikan kestabilan supply dan harga di tingkat konsumen dan peternak," ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) tengah menginvestigasi anjloknya harga ayam ini. Pasalnya, KPPU menduga ada indikasi kartel di tingkat menengah karena harga ayam di peternak anjlok sementara harga ayam di konsumen masih normal.

Padahal berdasarkan hitungan acuan KPPU, harga yang dijual di pasaran haruslah 1,6 kali dari harga di tingkat peternak. Sementara, harga ayam di tingkat konsumen beberapa waktu lalu bisa mencapai dua kali lipat lebih dari harga peternak.

"Yang kami lihat ada kerja pasar yang tidak baik, dalam hal ini middleman. Apakah itu ada pelanggaran nantinya investigator kami yang akan investigasi," tutur Komisaris KPPU Guntur Syahputra Saragih saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

Asosiasi Peternak Kirim Bantuan Rp800 Juta ke Sumatra, Muzani: Mereka Merasa Tersentuh

Nasional
3 bulan lalu

Bapanas Mulai Salurkan SPHP Jagung, Sasar 2.109 Peternak

Nasional
7 bulan lalu

Klaster Susu di Ponorogo Berhasil Tingkatkan Kapasitas Produksi Berkat Fasilitas Pembiayaan dari BRI

Bisnis
12 bulan lalu

Perusahaan Ini Berdayakan Ribuan Peternak hingga Kelola 500.000 Liter Susu Kambing per Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal