Aturan Masih Tumpang Tindih, Jangan Sampai Keringanan Pajak Disalahgunakan

Dani M Dahwilani
Diperlukan regulasi yang jelas agar keringanan pajak tidak disalahgunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 pemerintah telah memberikan keringanan pajak bagi perusahaan terdampak dan produsen alat kesehatan. Namun, diperlukan regulasi yang jelas agar keringanan tidak disalahgunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dosen Pascasarjana Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (UI), Dr Edi Slamet Irianto mengemukakan, negara dalam hal ini pemerintah harus mampu membuktikan kepada masyarakat mengelola dan distribusi hasil pajak dengan transparan, akuntabel serta tepat sasaran.

Salah satu langkah strategis yang harus dilakukan pemerintah, menurut Edi, adalah memberikan keyakinan kepada wajib pajak tidak ada tumpang tindih dalam regulasi sektor perpajakan.

"Terkait hal ini harus diakui regulasi negara dalam bidang perpajakan yang berlaku saat ini masih harus disempurnakan agar tercipta peraturan perpajakan yang integratif dan tidak rancu. Harus diakui masih terjadi tumpang tindih peraturan perpajakan," ujar Edi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2020)

Sebagai contoh kecil, lanjut dia, Undang-Undang Nomor 2 tahun 2020 yang terkait dengan sektor perpajakan tentang insentif pajak badan untuk perusahaan terbuka berupa potongan pajak sebesar 6 persen karena suatu kedaruratan masa pandemi Covid-19.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

Tanggapi Lonjakan Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

20 hari lalu

KPK Geledah Rumah Pemeriksa Pajak di Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Rp100 Juta

20 hari lalu

Kejagung Ungkap Toba Pulp Lestari Diduga Manipulasi Ekspor, Akal-akalan Kurangi Pajak

23 hari lalu

Ojol bakal Berstatus UMKM, Dapat Insentif hingga Bebas Pajak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal