Awak Kabin Garuda Laporkan Tindakan Semena-mena Ari Askhara

Felldy Aslya Utama
Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Fot: Felldy Utama)

Tak hanya itu, awak kabin belakangan ini selalu kerja di bawah tekanan. Pasalnya, perusahaan bisa mengeluarkan keputusan sepihak untuk memindahkan tempat dinas atau kerja tanpa kesepakatan dengan awak kabin tersebut.

Menurut Zaenal, prosedur pemindahan tempat dinas itu seharusnya memang dilakukan secara terbuka dan transparan. Dengan begitu, aturan main kesepakatan bersama antara perusahaan dan awak kabin itu benar-benar diketahui oleh kedua pihak. 

"Jadi apa yang disampaikan oleh rekan kami ini dipindahkan ke outbase itu memang tidak ada dasar yang kuat di dalam pemindahan," tuturnya.

Adel, salah satu pramugari Garuda Indonesia menjadi salah satu orang yang dipindahtugaskan secara sepihak. Ia mengatakan, sebelumnya sempat berdinas di Jakarta. Tapi, secara tiba-tiba dia harus dipindahkan ke Ujung Pandang, Makassar tanpa alasan yang jelas.

"Saat ini saya dipindahkan dan di mutasikan ke Makassar tanpa menjalani prosedur atau peraturan yang diberikan dengan jelas kepada saya," kata Adel.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
23 jam lalu

Rencana Tukar Guling Geo Dipa dan PNM Batal, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Emitennya

10 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

26 hari lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal