Bappenas Sebut BUMN Tak Kuat Jadi Bantalan untuk Tahan Resesi

Suparjo Ramalan
BUMN dinilai memiliki peran besar untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Ist)

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan, BUMN tengah tertekan masalah finansial. Dengan begitu, BUMN tak cukup kuat sebagai sandaran negara dalam menghadapi resesi nanti. 

Karena itu, dukungan pemerintah menjadi langkah alternatif untuk menyehatkan BUMN di mana skema keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negarra (APBN) dipakai untuk bentuk menyubsidi sejumlah perusahaan pelat merah. 

"Kemudian pernyataan modal negara. Selanjutnya penempatan dana, investasi pemerintah atau dalam bentuk penjaminan pemerintah, semuanya masuk ke mana, ke BUMN kalau kita liat dalam program PEN yang ada di Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2020, sekitar Rp53 triliun untuk korporasi semuanya diserap oleh BUMN," kata dia

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Hashim Ingatkan Tanah BUMN Milik Rakyat, Tak Boleh Dijual Sembarangan

Keuangan
19 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp503 Miliar per Februari 2026

Nasional
19 hari lalu

Prabowo bakal Tunjuk Utusan Khusus di Tiap BUMN: Kita Awasi karena Ini Darah Bangsa!

Nasional
19 hari lalu

Pesan Prabowo di HUT ke-1 Danantara: Jaga Selalu Kekayaan Negara, Seluruh Rakyat di Pundak Anda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal