JAKARTA, iNews.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta masyarakat waspada terhadap produk-produk obral jelang akhir tahun yang sengaja dijual produsen meski sudah masuk masa kedaluwarsa. Praktik semacam itu kerap dilakukan lantaran produsen tak mau merugi.
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, produsen wajib menarik barang-barang kedaluwarsa dari pasaran agar tidak merugikan konsumen.
"Namun, produsen kadang malas menarik barang-barang kedaluarsa dari pasaran karena akan mengeluarkan biaya. Bukannya ditarik, barang-barang itu malah diobral," kata Tulus, Selasa (12/12/2017).
Menjelang pergantian tahun, Tulus melihat seringkali pelaku usaha berupaya melakukan cuci gudang dengan memberikan potongan harga.
Begitu pula dengan barang-barang yang dijual secara paketan atau parsel sehingga membuat konsumen tidak bisa mengamati masa kedaluwarsa barang-barang yang dibeli atau tidak bisa memilih.