Biayai Program Infrastruktur, Pemerintah Putar Otak Cari Rp5.000 Triliun

Isna Rifka Sri Rahayu
Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Dia menegaskan, ketimbang merencanakan penambahan utang pemerintah justru berupaya memanfaatkan peran swasta. Pemerintah juga telah menyiapkan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk hal tersebut.

"Rasanya gitu ya (porsi swasta ditingkatkan). Kita harus tingkatkan diberbagai pembiayaan karena ini tidak hanya terbatas bukan saja untuk jalan tol tapi juga untuk energi dan macam-macam, tentu ini memerlukan peran swasta juga," ucapnya.

Dia juga optimistis gap tersebut bisa dipenuhi investor meski saat ini kondisi perekonomian sedang lemah. Untuk itu BI dan pemerintah berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi supaya masih di kisaran 5 persen dari PDB.

"Kami optimistis, ini kita benahi di segala arah tetapi yang penting lagi adalah kompetensi sumber daya manusia (SDM). Nah ini adalah satu langkah ke depan untuk kita merapikan SDM," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
9 jam lalu

BI Siapkan Intervensi Jaga Rupiah, Inflasi Pangan Jadi Perhatian

16 jam lalu

Prabowo Panggil Bos OJK hingga Gubernur BI ke Istana, Bahas soal Ancaman MSCI?

23 jam lalu

Harga Pangan Awal Pekan Mayoritas Turun, Cabai Rawit Hijau Jadi Rp40.000 per Kg

1 hari lalu

Kisah Sukses BJ Habibie Perkuat Rupiah saat Krisis 1998, Melesat ke Rp6.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal