BPN Klaim Penerapan Sertifikat Elektronik Hindari Mafia Tanah

Giri Hartomo
Sertifikat tanah. (Foto: Ist)

Selain untuk meningkatkan keamanan dari praktik pemalsuan oleh mafia tanah, sertifikat elektronik merupakan mitigasi terhadap bencana alam serta mampu meminimalisir kehilangan arsip. “Banyak kasus yang terjadi sertifikat rusak bahkan hilang, dengan sertifikat elektronik hal demikian tidak akan terjadi lagi, selain itu sertifikat elektronik aman  terhadap bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi risiko kebakaran  serta menjamin pemeliharaan dan pengelolaan arsip dan warkah pertanahan," ucap Yulia

Manfaat lainnya adalah penerapan tanda tangan sertifikat berupa tanda tangan digital yang pasti akan menjamin otentikasi data integritas serta anti penyangkalan sertifikat tanah. Selain itu juga mendukung program go green, budaya paperless office dan dapat diakses kapan dan di mana saja.

“Menghindari resiko kerusakan bahkan kehilangan serta mempermudah dan mempercepat proses penandatanganan dan pelayanan, serta setiap perubahan akan terdeteksi dan jika datanya tidak sesuai akan invalid dan jejak digitalnya akan terekam,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
3 hari lalu

Periksa Nusron Wahid terkait Korupsi di ATR/BPN, KPK bakal Didalami soal Hal Ini

8 hari lalu

Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton Limbah Elektronik, E-Waste Jadi Ancaman Serius

18 hari lalu

Sempat Geledah Kantor BPN di Bogor, Polda Metro: Beda Perkara dengan OTT KPK

20 hari lalu

Sesumbar Mafia Tanah Ada Sampai Kiamat, 4 Orang Kepercayaan Nusron Malah Diciduk KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal