Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Hal Wajib Dicek sebelum Beli Elektronik, Harga Bukan Satu-satunya Pertimbangan!
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton Limbah Elektronik, E-Waste Jadi Ancaman Serius

Jumat, 02 Oktober 2026 - 13:15:00 WIB
Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton Limbah Elektronik, E-Waste Jadi Ancaman Serius
Data Global E-Waste Monitor 2024 mengungkapkan Indonesia menghasilkan sekitar 1,9 juta ton limbah elektronik atau e-waste pada 2022. (Foto: Lintasarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia menghasilkan sekitar 1,9 juta ton limbah elektronik atau e-waste pada 2022. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan timbulan e-waste terbesar di dunia sekaligus yang tertinggi di Asia Tenggara.

Data Global E-Waste Monitor 2024 yang diterbitkan International Telecommunication Union (ITU) dan United Nations Institute for Training and Research (UNITAR) mencatat, e-waste merupakan perangkat atau peralatan listrik dan elektronik yang sudah tidak digunakan, rusak, usang, atau dibuang oleh pemiliknya.

Besarnya timbulan e-waste menjadi perhatian seiring semakin pesatnya penggunaan teknologi. Perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai tidak selalu harus berakhir sebagai sampah karena masih memiliki komponen dan material yang dapat dimanfaatkan kembali.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam program Aksi Cinta Bumi yang mendorong pengelolaan e-waste melalui penggunaan kembali, perbaikan, refurbishment, hingga pemulihan material.

“Kemajuan teknologi perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui Aksi Cinta Bumi, Lintasarta ingin mendorong kesadaran bahwa perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan bukan berarti kehilangan seluruh nilainya,” ujar Head Corporate Secretary, Legal, and Regulatory Lintasarta Billy Nikolas Simanjuntak dalam keterangan pers Jumat (2/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut