Cabai Mahal Tak Buat Petani Untung, Begini Penjelasannya

Isna Rifka Sri Rahayu
Harga cabai di pasar tradisional sudah sebulan ini mengalami kenaikan. (Foto: Okezone)

Apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau di mana biasanya harga cabai mulai turun. Namun, ternyata hasil tanamannya malah mati karena kekurangan air.

"Banyak yang mati. Contohnya di Blitar itu ada 2.500 hektar yang mati. Ini berarti pasokan agak kurang," kata dia.

Oleh karenanya, meski harga cabai di tingkat petani naik signifikan namun dia meyakinkan hal ini tidak menguntungkan bagi petani. Pasalnya, produksi cabai yang dipanen hanya sedikit 

"Petani untung pun hanya dia yang ada tanaman. Itu pun paling hanya 20 pesennya sedangkan 80 persennya sudah tumbang," tutur dia.

Padahal dia memperkirakan saat ini seharusnya harga cabai di pasaran sudah mulai turun. Namun, nyatanya banyak tanaman yang mati.

"Saya sih berharap sebulan ke depan untuk cabai besar bisa turun karena akan masuk pasokan panenan yang di beberapa daerah akan masuk, bulan Agustus akhir," ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
2 bulan lalu

Harga Beras hingga Cabai Merah Turun Jelang Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Bisnis
2 bulan lalu

Harga Daging Ayam hingga Cabai Meroket, Ini Rinciannya!

Bisnis
6 bulan lalu

Makin Pedas! Harga Bawang hingga Cabai Merah Meroket Hari Ini

Bisnis
6 bulan lalu

Harga Bawang-Cabai Meroket jelang Idul Adha, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal