CAD Diprediksi Turun, Neraca Pembayaran Kuartal I-2019 Akan Surplus

Rully Ramli
Bank Indonesia (BI) memprediksi neraca pembayaran akan mengalami surplus pada kuartal pertama (Q1) tahun ini. (Foto: Okezone)

Namun, agar prediksi tersebut terwujud, Perry mengaku pihaknya akan terus mengoptimalkan sinergi dengan pemerintah dan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait lainnya. Menurut Perry, sektor pariwisata akan menjadi salah satu fokus utama dari sinergi antara BI dan pemerintah.

Pasalnya, BI dan pemerintah sama-sama memandang sektor pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar setelah kelapa sawit dan batu bara.

"Tentu saja untuk turunkan CAD dan menaikkan NPI koordinasi antara BI dan pemerintah terus dilakukan. Pariwidsata itu kan sumber devisa terbesar setelah kelapa sawit dan batu bara, dengan kenaikkan tahun ini target 17,6 miliar dolar AS. Peran pariwisata sangat penting dalam menurunkan dan mengendalikan CAD, selain sebagai sumber devisa," tuturnya.

Selain sektor pariwisata, Perry juga menjelaskan, PMA atau Penanaman Modal Asing, turut menjadi fokus BI dan pemerintah, karena juga berpotensi menghasilkan sumber devisa yang besar.

"Selain itu kami kerjasama dengan pemerintah untuk terus menaikkan PMA dan mendorong investasi portofolio, itu mungkin terkait dengan devisa," ucap Perry.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

3 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

4 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

4 hari lalu

Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal