Dampak Lockdown, Menkeu AS Sebut Ekonomi Bisa Rusak Permanen

Djairan
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin. (Foto: Washington Post)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Federal Reserve (The Fed) melaporkan kondisi ekonomi yang rapuh akibat pandemi virus corona (Covid-19). Dampak ini diperkirakan bisa menambah lebih besar pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring kebijakan lockdown yang mengganggu kegiatan bisnis.

Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell mengatakan, pandemi telah menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada ekonomi. Bahkan, tekanan ini belum pernah terjadi pada zaman modern dan jauh lebih buruk ketimbang resesi sejak Perang Dunia kedua.

Diketahui dampak tersebut telah membuat 36,5 juta pekerja di-PHK. Korban PHK mengajukan tunjangan pengangguran karena ekonomi terbesar dunia ini terpuruk ke resesi.

The Fed telah menurunkan suku bunga acuan menjadi mendekati nol pada Maret. “Kami akan mempertahankan suku bunga pada tingkat ini sampai kami yakin bahwa ekonomi telah melewati kesulitan semasa pandemi ini dan berada di jalur yang tepat bagi kami untuk mencapai sasaran kerja maksimum dan stabilitas harga,” ujar Powel dalam sambutan tertulis dalam rapat dengar pendapat virtual, Selasa (20/5/2020).

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menggarisbawahi keprihatinan Powell tentang ekonomi dalam sambutan tertulisnya. “Penyakit ini memengaruhi keluarga dan komunitas di seluruh negeri. Walaupun bukan karena kesalahan mereka, rakyat Amerika juga menghadapi kesulitan ekonomi,” ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Internasional
16 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Internasional
18 jam lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Nasional
22 jam lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal